Indonesia adalah suatu bangsa yang
sesungguhnya sudah dirintis sejak awal abad ke-20. Dan kebangkitan nasional
menjadi salah satu titik penting sebagai langkah awal mencapai kemerdekaan.
Sumpah pemuda adalah moment selanjutnya yang dapat menyatukan beragam
perbedaan. Hingga akhirnya 17 agustus 1945 menjadi puncak perjuangan indonesia
sampai saat ini. Sehingga sudah lebih dari 65 tahun bangsa indonesia menikmati
kemerdekaan. Lalu apa arti kemerdekaaan sendiri bagi kita?.
Dalam pembukuan UUD 1945 memiliki
sebuah janji yang salah satunya adalah mencerdaskan kehiduapan bangsa. Tidak
peduli siapa mereka, apakah orang kaya ataupun orang miskin. Tidak peduli
dimana pun dia, di kota, di desa, atau di dalam pondok pesantren. Karena ini
adalah sebuah janji yang harus dilunasi untuk setiap anak bangsa indonesia.
Pendidikan dapat dipandang sebagai
proses penting untuk memenuhi janji kemerdekaan, namun akan nihil hasilnya jika
para pelajarnya sendiri tidak memiliki tekat yang kuat untuk mencerdaskan diri.
Bagaimana indonesia akan maju jika mahasiswanya sering bolos kuliah. Padahal
kita khususnya mahasiswa INKAFA memiliki tenaga pengajar hebat. Bukan hanya
dalam bidang agama, dalam bidang kejuruan pun mereka sangatlah ahli. Sayangnya
mahasiswa INKAFA belum menyadari akan hal ini. Sehingga sebagian dari mereka
sibuk untuk menyenangkan diri sendiri hanya jika mood mereka baik, mereka akan
masuk kuliah. Tak jarang banyak yang bemottokan “seng penting bayar spp”.
Lantas bagaimana dengan pendapat
bahwa mahasiswa adalah agent of change? Akankah negri ini berubah menjadi baik,
atau malah sebaliknya, berubah menjadi negri yang dipenuhi pemuda-pemuda tanpa
kepribadian dan moral. Jika demikian siapa yang patut disalahkan?
Semestinya tidak hanya mahasiswa,
dosen pun harus membenahi seluruh sistem yang lama, tidak hadirnya mahasiswa
pastilah memiliki sebab, entah external atau internal. Untuk itu menghapus
dominasi dosen merupakan langkah penting dalam sebuah pembelajaran. Karena
dominasi dosen dalam pembelajaran hanya akan menimbulkan kejenuhan dalam diri
mahasiswa dan hal yang perlu diperhatika adalah peningkatan kualitas mahasiswa
tidak akan berhasil secara maksimal.
Semua bentuk pembenahan tidak akan
terwujud tanpa adanya komitmen bersama. Komitmen inilah yang akan menjaga
semangat perubahan untuk mencapai cita-cita bersama menuju bangsa yang lebih
baik dmi menepati janji dalam UUD agar terealisasi dngan baik. Sehingga
menunjukkan pada masyarakat indonesia bahwa UUD bukan sekedar tulisaan tanpa
makna.
By:R.B.A

like
BalasHapus